Makna teratai bagi PASKIBRAKA

  • 0

Makna teratai bagi PASKIBRAKA

Facebooktwitter

Jika PRAMUKA identik dengan tunas kelapa, maka PASKIBRAKA identik dengan teratai. Mengapa teratai? Ada apa dengan teratai? Teratai merupakan lambang anggota PASKIBRAKA (Sulaeman 1993, 73). Ada makna yang mendalam mengapa teratai menjadi lambang anggota PASKIBRAKA. Teratai yang tumbuh dari lumpur (tanah) dan berkembang di atas air, bermakna bahwa anggota PASKIBRAKA adalah pemuda yang tumbuh dari bawah (orang biasa), dari tanah air yang sedang berkembang (mekar) dan membangun (Sulaeman 1993, 74). Tangkai bunga teratai tersebut bermakna bahwa anggota PASKIBRAKA itu muncul dari ketidaktahuan menjadi tahu sedangkan warna hijau melambangkan perintis pemuda. Selain itu, makna dari tiga helai daun yang tumbuh ke atas, yaitu belajar, bekerja dan berbakti. Sedangkan tiga helai daun yang mendatar, ialah aktif, disiplin dan gembira (Sulaeman 1993, 74).

 

logo_Paskibra

Lambang anggota PASKIBRAKA tidak hanya berupa gambar teratai tetapi gambar teratai yang dikelilingi mata rantai yang berbentuk bulat dan belah ketupat (Sulaeman 1993, 74). Mata rantai yang berkaitan tersebut melambangkan persaudaraan yang akrab dan saling bersatu antara sesama generasi muda Indonesia yang ada di berbagai pelosok penjuru tanah air. Rantai persaudaraan tanpa memandang asal suku, agama, status sosial dan golongan akan membentuk jalinan mata rantai persaudaraan sebangsa yang kokoh dan kuat, sehingga mampu menangkal bentuk pengaruh dari luar dan memperkuat ketahanan nasional, melalui jiwa dan semangat persatuan dan kesatuan yang telah tertanam dalam dada setiap anggota PASKIBRAKA (Sulaeman 1993, 74).

Dari lambang yang sederhana hadir makna yang sangat mendalam dan terbersit suatu harapan yang mulia bagi anggota PASKIBRAKA. Jika dihayati dengan hati dan jiwa yang jernih maka tanggung jawab sebagai anggota PASKIBRAKA bukanlah tanggung jawab yang ringan. Hal itu dikarenakan hadirnya harapan yang mulia bagi anggota PASKIBRAKA yang kelak akan bertumbuh bersama dalam membangun bangsa ini. Kita juga dapat merasakan dari gambar tersebut suatu simbol-simbol yang tidak dapat diremehkan begitu saja. Simbol tersebut memiliki pesan tersendiri yang dibaluti oleh harapan-harapan yang telah dipaparkan di atas. Jikalau begitu, kita dapat berbangga bukan hanya ketika kita menjadi anggota PASKIBRAKA melainkan kita mampu menyampaikan pesan dan mewujudkan harapan di balik lambang tersebut dalam kehidupan keseharian kita.

 

 

Daftar Acuan

Sulaeman, Idik. 1993. Buku Kenangan 25 Tahun PASKIBRAKA. Dirjen Pendidikan Luar Sekolah, Pemuda dan Olahraga Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.


Paskibra SMAN 99 - Do The Best, Be The Best, No Regret!

%d blogger menyukai ini: