paskib.com | Komunitas Digitalnya Anak Paskibra

 

Seri Upacara Bendera di Sekolah 3 (Pelaksanaan)

dikutip dari Buku Petunjuk Pelaksanaan Upacara Bendera di Sekolah. Depdiknas. 1997

Ilustrasi gambar modifikasi dari www.republika.co.id

 

UPACARA PENGIBARAN BENDERA

Upacara pengibaran bendera dilaksanakan pada setiap hari Senin pagi. sebelum pelajaran dimulai. Untuk sekolah-sekolah yang digunakan pagi dan siang hari (dua sekolah menggunakan satu gedung)maka upacara pengibaran bendera dilaksanakan oleh sekolah yang masuk pagi.

1.Susunan Acara

Susunan acara pada upacara pengibaran bendera terdiri dari

a.Acara persiapan:

b.Acara pendahuluan;

c.Acara pokok:

d.Acara penutup;

e.Acara tambahan.

 

2.Teknis Pelaksanaan

 

a. Acara Persiapan

Acara petsiapan dimulai dari mempersiapkan kelengkapan upacara sampai dengan pengambilalihan pimpinan upacaraoleh Pimpinan Upacara. Acara ini digunakan untuk mengetahui kelas barisan, jumlah siswa tiap kelas/barisan, guru, dan tata usaha.

 

         1)Persiapan Upacara

            Persiapan upacara dilakukan di bawah pimpinan para ketua kelas/barisan dan petugas upacara lainnya,masing-masing menempati tempatnya sesuai dengan barisan.

 

         2)Pemimpin upacara memasuki lapangan upacara

a)Para ketua kelas/barisan (yang menjadi pemimpinkelas/barisan pada upacara bendera) menyiapkankelas/barisan masing-masing.

b)Pemimpin upacara mengambil tempat yang telah ditentukan.

 

3)Penghormatan

 

a)Aba-aba petunjuk dipimpin oleh ketua kelas tertinggi sebagai berikut: "KEPADA PEMIMPIN UPACARA”

b)Aba-aba peringatan dan pelaksanaan diberikan oleh seluruh ketua kelas secara serempak sebagai berikut: “HORMAT - GERAK".

c)Setelah pemimpin upacara membalas penghormatan, para ketua kelas memberikan aba-aba petunjuk dan pelaksanaan secara serempak sebagai berikut: "TEGAKGERAK”.

 

4)Laporan

a)Para ketua kelas maju di depan pemimpin upacara sambil meluruskan dalam formasi segaris, tanpa diawali dan diakhiri dengan penghormatan.

b)Tiap-tiap kelas secara berturut-turut dari kanan ke kiri melaporkan persiapan pasukannya sebagai berikut "LAPOR (SEBUTKAN NAMA KELAS)SIAP, LAPORAN SELESAI".

c)Setelah pemimpin upacara memerintahkan KEMBALI KE SAMPING BARISAN". kemudian tiap-tiap ketua kelas balik kanan dan kembali ke samping kanan barisan masing-masing.

d)Pemimpin Upacara mengambilalih pimpinan, dan mengistirahatkan seluruh peserta upacara: “UNTUK PERHATIAN, ISTIRAHAT DI TEMPAT GERAK"

e)Setelah seluruh peserta upacara mengambil sikap istirahat pemimpin upacara balik kanan, kemudian mengambil sikap istirahat.

 

b. Acara Pendahuluan

 

1) Pengatur Upacara melapor tentang kesiapan upacara kepada Pembina Upacara diawali dan diakhiri dengan Penghormatan, bunyi laporan sebagai berikut: "LAPOR. UPACARA BENDERA SIAP DIMULAI. LAPORAN SELESAI".

 

2) Laporan pelaksanaan dilakukan sesaat sebelum Pembina Upacara ke lapangan upacara.

 

c. Acara Pokok

 

Pada acara pokok, urutan acara dipandu oleh Pembawa Acara sesuai dcngirn urulun acara yang telah disiapkan. Urutan acara pokok, terdiri dari:

1)Pembina Upacara memasuki lapangan upacara;

2)Penghormatan Umum;

3)Laporan Pemimpin Upacara;

4)Pengibaran Bendera Sang Merah Putih;

5)Mengheningkan Cipta;

6)Pembacaan Teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945;

7)Pembacaan Teks Pancasila;

8)Amanat Pembina Upacara:

9)Pembacaan Do'a;

10)Laporan Pemimpin Upacara;

11)Penghormatan Umum:

12)Pembina Upacara meninggalkan Lapangan Upacara;

13)Upacara selesai, barisan dibubarkan;

14)Penghonnatan kepada Pemimpin Upacara.

 

Sebelum acara pokok dimulai, pembawa acara terlebih dahulu memberi pengantar dan membaca urutan acara pokok satu persatu.

 

Pengantar :” UPACARA PENGIBARAN BENDERA SEGERA DIMULAI. DENGAN URUTAN ACARA SEBAGAI BERIKUT (Dibaca urutan acara pokok satu-persatu)”.

 

1) Pembina Upacara Memasuki Lapangan Upacara

Pembawa Acara: “PEMBINA UPACARA MEMASUKI LAPANGAN UPACARA" diikuti langsung oleh Pemimpin Upacara dengan mengambil sikap

sempurna (berdiri tega) kemudian menyiapkan barisan tanpa menghadap barisan (tetap menghadap ke pusat upacara): "SIAP GERAK".

 

Pembina Upacara menempati tempat yang telah ditentukan. Pengatur Upacara mengiringi Pembina Upacara sampai ke lapangan upacara.

 

2) Penghormatan Umum

Pembawa acara :”PENGHORMATAN UMUM KEPADA PEMBINA UPACARA”

a) Pemimpin Upacara memimpin penghormatan dengan aba-aba sebagai berikut:"KEPADA PEMBINA UPACARA. HORMAT GERAK";

b) Pembina Upacara membalas penghormatan;

c) Pemimpin  Upacara  memberikan aba-aba :”TEGAK - GERAK".

 

3)Laporan Pemimpin Upacara

Pembawa Acara: LAPORAN PEMIMPIN UPACARA"

a) Pemimpin Upacara maju dengan langkah biasa menghadap Pembina Upacara tanpa diawali dengan penghormatan;

b) Selanjutnya menyampaikan laporan sebagai berikut: "LAPOR. UPACARA BENDERA SIAP DIMULAI";

c) Pembina Upacara memerintahkan: “LANJUTKAN”;

d) Pemimpin Upacara menirukan: 'LANJUTKAN";

kemudian Pemimpin Upacara balik kanan dan kembali ke tempat semula dengan langkah biasa.

 

4)   Pengibaran Sang Merah Putih

Pembawa acara: "PENGIBARAN SANG MERAH PUTIH"

Sebelum pengibaran beodera, Pembina Upacara menghadap penuh kepada tiang bendera.

 

5) Mengheningkan Cipta

Pembawa Acara: "MENGHENINGKAN CIPTA DIPIMPIN OLEH PEMBINA UPACARA". Seluruh peserta upacara, tetap dalam sikap sempurna untuk melaksanakan hening cipia yang dipimpin oleh Pembina Upacara. Pembina Upacara mengucapkan : "MENGHENINGKAN CIPTA MULAI”. Diiringi lagu Mengheningkan Cipta yang dinyanyikan oleh Kelompok Paduan Suara. Pembina Upacara dibenarkan memberikan ucapan ncndahuluaan/pengantar.

 

6) Pembacaan Teks Pcmnukaann Undang-Undang Dasar 1945.

Pembawa Acra: "PEMBACAAN TEKS PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945". Petugas Pembaca Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 maju lebih kurang 2-3 langkah ke depan, tanpa menyampaikan penghormatan dan laporan. Selanjutnya membaca teks Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945. Selesai pembacaan, pembaca balik kanan kembali ke tempat semula.

 

7) Pembacaan Teks Pancasila

Pembaca Acara: 'PEMBACAAN TEKS PANCASILA". Petugas pembawa teks Pancasila menyerahkan teks Pancasila kepada Pembina Upacara, kemudian Pembina Upacara membacakan teks Pancasila, diikuti oleh Peserta Upacara.

 

8)   Amanat Pembina Upacara

Pembawa Acara: "AMANAT PEMBINA UPACARA”.

Pada waktu Pembina Upacara akan memberikan amanat barisan dapat diistirahatkan. Maka Pemimpin Upacara tanpa balik kanan memberikan aba-aba:"UNTUK PERHATIAN, ISTIRAHAT DI TEMPAT GERAK"

Amanat Pembina Upacara mengacu kepada Bendera Kebangsaan. Setelah amanat selesai. Pemimpin Upacara langsung menyiapkan barisan "SIAP-GERAK” (pada waktu menyiapkan barisan tidak perlu balik kanan).

 

9) Pembacaan Do'a

Pembawa acara: “PEMBACAAN DO'A”.

Petugas pembaca doa maju lebih kurang 2-3 langkah, kemudian membacakan Do'a, selesai membaca kembali ke tempat semula.

 

10) Laporan Pemimpin Upacara

Pembawa Acara: "LAPORAN PEMIMPIN UPACARA".

a) Pemimpin Upacara maju dengan langkah biasa menghadap ke depan Pembina Upacara tanpa diawali dan diukhiri dengan penghormatan.

b) Selanjutnya menyampaikan laporan sebagai berikut : “UPACARA TELAH DILAKSANAKAN. LAPORAN SELESAI".

c) Selelah Pembina Upacara menerima laporan dari Pemimpin Upacara, selanjutnya Pembina Upacara mengucapkan "BUBARKAN" dan Pemimpin Upacara mengucapkan “BUBARKAN". Tanpa menyampaikan penghormatan Pemimpin Upacara balik kanan, selanjutnya kembali ke tempat semula dengan langkah biasa.

 

11) Penghormatan Umum

Pembawa Acara: “PENGHORMATAN UMUM".

Pemimpin Upacara memimpin penghormatan dengan aba-aba "KEPADA PEMBINA UPACARA HORMAT GERAK”. Setelah Pembina Upacara membalas penghormatan, Pemimpin Upacara memberikan aba-aba: “TEGAK GERAK".

 

12) Pembina Upacara meninggalkan lapangan upacara.

Pembawa Acara: "PEMBINA UPACARA MENINGGALKAN LAPANGAN UPACARA".

Pembina Upacara balik kanan dan meninggalkan lapangan upacara.

 

13) Upacara Selesai

Pembawa Acara: "UPACARA SELESAI. BARISAN DIBUBARKAN”.

Pemimpin Upacara balik kanan menghadap peserta upacara. Pemimpin barisan yang paling kanan memimpin penghormatan dengan memberi aba-aba kepada seluruh pesena upacara. "KEPADA PEMIMPIN UPACARA" diucapkan oleh pemimpin barisan paling kanan. “HORMAT - GERAK" diucapkan oleh pemimpin Barisan. Seluruh peserta memberikan penghormatan. Pemimpin Upacara membalas penghormatan, para ketua kelas/pemimpin barisan secara serempak memberikan aba-aba. "TEGAK - GERAK".

 

14) Pemimpin Upacara setelah menerima penghormatan,selanjutnya memberikan aba-aba. "BUBARKAN". Pemimpin Upacara balik kanan meninggalkan tempat upacara. Masing-masing barisan dibubarkan oleh Pemimpin Barisan dengan aba aba :"BUBAR - JALAN". Barisan langsung memberi hormat. Pemimpin Barisan membalas, kemudian balik kanan, meninggalkan barisan. Barisan serentak kembali ke sikap sempurna kemudian balik kanan dan meninggalkan barisan (membubarkan diri) auiw mengistirahatkan apabila ada acara tambahan.

 

d. Acara Penutup

 

Pengatur Upacara melapor sesaat sesudah Pembina Upacara

meninggalkan lapangan upacara, dengan diawali dan diakhiri dengan penghormatan. Bunyi laporan sebagai berikut: "LAPORAN, UPACARA BENDERA TELAH DILAKSANAKAN. LAPORAN SELESAI". Selanjutnya Pengatur Upacara mengantar Pembina Upacara ke ruangan yang telah ditentukan.

 

e. Acara Tambahan

 

Acara tambahan adalah suatu acara yang dapat diselenggarakan setelah acara pokok selesai. Acara dapat bersifat pertunjukan (demonstrasi) sesuai keterampilan, pengumuman-pengumuman seperti memperoleh piala, pengumuman dari tata usaha, OSIS dan lain-lain.

 

Catatan !

Pelaksanaa aba-aba ISTIRAHAT dibedakan dalam tiga, antara lain:

1. Aba-aba ISTIRAHAT DITEMPAT - GERAK

Pelaksanaan:

Pada aba-aba pelaksanaan, kaki kiri dipindahkan ke samping kiri dengan jarak sepanjang telapak kaki (kurang lebih 30 cm). Kedua belah lengan dibawa ke belakang di bawah pinggang, punggung tangan kanan di atas telapak tangan kiri, tangan kiri

memegang pergelangan tangan kanan di antara ibu jari dan telunjuk serta kedua lengan dilemaskan badan  dapat bergerak.

 

2.   Dalam keadaan parade diinana diperlukan pemusatan pikiran

dan kerapian diperlukan aba-aba petunjuk sebelum aba-aba

peringatan dan pelaksanaan aba-aba "PARADE ISTIRAHAT DI TEMPAT - GERAK".

Pelaksanaan:

Sama dengan tersebut di alas. hanya tangan ditarik ke atas sedikit (di pinggang), tidak boleh bergerak, berbicara dan pandangan ke depan. Dalam keadaan parade maupun bukan parade apabila akan diberikan amanat oleh atasan, maka istirahat dilakukan atas aba-aba "UNTUK PERHATIAN, ISTIRAHAT DI TEMPAT GERAK".

pelaksanaan:

Sama dengan tersebut pada butir l. dan pandangan ditujukan

kepada pemberi perhatian/amanat.